all of andyQ

what you get is what you share……….

Koneksi Database memanfaatkan DataModule

Posted by Andik on July 24, 2008

Jika kita membuat program aplikasi menggunakan satu atau dua form biasanya kita meletakkan komponen “data-access” pada form bersangkutan. Tapi bila sebuah aplikasi yang dikembangkan menggunakan banyak sekali form dan dipakai berulang-ulang, atau kita akan memisahkan bagian dari program anda yang khusus untuk menangani konektivitas dan pengolahan database, Delphi menyediakan Data Module yang bisa menanganinya dengan baik.

Pendahuluan

Data Module menyediakan fasilitas untuk merangkum DataSet dan atau DataSource, beserta atributnya, event dan kode program dalam satu tempat. Data Module bisa saja berisi komponen non visual lain seperti TTimer, TSaveDialog, TPopUpMenu, dll. Tetapi secara umum kelas TDataModule digunakan untuk tujuan sebagai berikut:

  1. Berbagi komponen untuk akses data dan kode programnya.

    Biasanya digunakan untuk meletakkan komponen akses data seperti TADOConnection, TADOTable, TADOQuery, TADOCommand, dan lainnya. Hal ini cocok jika kita membangun aplikasi yang mempunyai banyak form tapi mengakses satu provider database yang sama dan berulang-ulang.

  2. Pengelolaan saat perancangan (Design time)secara visual.

    Pada saat merancang, kita dapat merancang hubungan antar komponen yang terdapat pada data module. Caranya cukup mudah, hanya click and drag suatu property dari komponen satu ke yang lain untuk menyatukannya.

  3. Sentralisasi aturan transaksi

    Dalam file unit pada Data module programmer juga bisa menmpatkan beberapa aturan transaksi yang akan diterapkan pada aplikasi. Ini adalah kontrol yang mencegah data yang tidak valid masuk ke database dan meyakinkan bahwa data yang valid benar benar sesuai dengan database.

  4. Perawatan kode program

    Data module juga membuat modifikasi kode program lebih mudah hanya dengan mengubah kode pada satu tempat daripada jika kita tempatkan pada tiap form – apalagi jika kita mempunyai fungsi database di data module atau jika kita membuat aplikasi dengan banyak form yang menangani tabel database dan atau queri yang sama.

Membuat Data Module (Delphi 7)

Untuk membuat data module saat merancang, pilih File | New | Data Module. Saat merancang, data module nampak seperti form standar dengan background warna putih. Pada saat dijalankan data module tidak tampak dan ada pada memori. Data module hanya mempunyai dua properti, yaitu Name dan Tag, dua event yaitu OnCreate dan OnDestroy.

Data module tidak terbatas hanya untuk komponen akses data, disana juga dapat kita letakkan komponen non-visuallain seperti TMainMenu, TTimer, TSaveDialog atau TPopUpMenu.

Letakkan beberapa komponen akses data misal TADOConnection, TADOTable, dan TDataSource pada form data module atau komponen non-visual lain yang akan digunakan oleh aplikasi.

Menghubungkan dengan Database menggunakan Data Diagram

Data Diagram yang terdapat pada Code Editor menyediakan tool secara visual untuk mengatur hubungan antar komponen non-visual (dan visual). Pada saat pertama kali membuka halaman Data Diagram, kita akan dihadapkan pada sebuah halaman kosong, kita bisa drag beberapa komponen dari Object TreeView dan kemudian menghubungkannya.

  1. Drag komponen ADOConnection1, ADOTable1, dan DataSource1 dari ObjectTreeView ke halaman Data Diagram.
  2. Klik kanan ADOConnection1 pilih Edit Connection untuk menentukan Database mana yang akan dihubungkan. Sesuaikan dengan provider database anda.
  3. Setelah koneksi sukses, klik icon Property Connection pada halaman Data Diagram kemudian hubungkan ADOTable1 dan ADOConnection1 dengan meng-klik ADOTable1 kemudian drag ke ADOConnection. Jika berhasil akan ada garis penghubung diantara keduanya, hal ini berarti properti TADOTable1.Connection akan berisi ADOConnection1. Lanjutkan dengan menghubungkan DataSource dengan ADOTable1. Perhatikan gambar berikut!

  4. Langkah selanjutnya menentukan tabel mana yang akan ditampikan nantinya. Aktifkan ADOTable1, kemudian pilih nama tabel pada field TableName melalui Object Inspector.
  5. Selanjutnya pilih field yang terdapat tabel dengan meng-klik kanan simbol ADOTable1 pada Data Diagram, pilih Fields Editor. Akan muncul window baru untuk mengatur field-field yang akan ditampilkan. Klik kanan pada window tersebut dan pilih Add All Fields untuk menambahkan semua field yang ada pada tabel yang kita pilih tadi, atau kita bisa memilih Add Fields untuk menentukan sendiri field mana yang akan ditampilkan.

Menggunakan Data Module pada Aplikasi

Untuk membuat data module tersedia pada unit lain di aplikasi kita, pilih unit yang bersangkutan, kemudian pilih File|Use Unit untuk menambahkan data module pada klausa Uses unit kita. Jika kita menggunakan beberapa form yang merujuk pada data module yang sama, pastikan bahwa data module tereksekusi terlebih dahulu sebelum yang lain, jika tidak akan muncul error. Untuk itu kita bisa mengubah urutan Auto-Create Form dengan memilih Project|Options, dan memindahkan data module pada urutan teratas seperti gambar berikut.

Untuk menggunakan/mengoperasikan ADOTable1 yang berada pada data module dari form lain pada aplikasi kita kodenya kira-kira akan seperti berikut:

// suatu procedure di form 1

DataModule1.ADOTable1.Open;

Selamat Mencoba!!!

2 Responses to “Koneksi Database memanfaatkan DataModule”

  1. tx info.a

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: