all of andyQ

what you get is what you share……….

Subhanallah…meteor jatuh membentuk lafadz Allah

Posted by Andik on August 19, 2010

Inilah salah satu lagi tanda-tanda kebesaran Allah SWT yang ditunjukkan pada bulan suci Ramadhan. Baru saja saya terima kabar di radio bahwa tadi malam Rabu, 18 Agustus 2010, benda langit yang diduga meteor jatuh di halaman Pabrik Gula Tersana Baru, Kec. Babakan, Kab. Cirebon dan membentuk sebuah lubang bediameter kira-kira 1 meter. Benda  itu menimbulkan bau belerang menyengat dan menyebabkan rumput terbakar.

Menurut saksi mata, Dudi, salah satu karyawan PG, Dia mendengar suara gemuruh sampai akhirnya terdengar dentuman yang cukup keras. Ia panasaran dan akhirnya bersama karyawan lain mencoba untuk mencari sumber suara itu. Ternyata sumbernya ada disebuah lapangan pabrik. Ia dan beberapa karyawan lain menemukan dan melihat sebuah benda langit berwarna biru terang tengah meleleh. Benda langit yang meleleh itu pun melebar, serta membakar rumput di lokasi.

“Lelehan itu sempat membentuk lafadz Allah”, ujarnya. Kemudian lelehan itu mengering seperti lelehan aspal.

Karena bau yang menyengat yang dihasilkan oleh lelehan itu, wargapun berdatangan dan mengabadikan momen itu dengan kamera ponsel mereka. Sementara beberapa bongkahan lelehan itu dibawa polisi untuk diteliti.

Apakah kelanjutan Meteor Duren Sawit??

Anda mungin pernah dengar berita tentang jatuhnya meteor di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Meteor ini jatuh dengan suara dentuman yang cukup keras, dan menghantam rumah warga. Meteor ini disinyalir bukan yang terakhir, artinya masih akan ada meteor-meteor lain lagi yang akan menyerbu Indonesia karena letaknya yang berada di wilayah ekuator.

Mungkin saja peristiwa jatuhnya meteor di PG Tersana Baru adalah kelanjutan dari kejadian di Duren Sawit.

Berikut saya tambahkan sedikit informasi tentang daftar meteor yang pernah jatuh di Indonesia, saya ambil dari berbagi sumber:

Tahun 1797:
Meteor ditemukan jatuh di Prambanan, Jawa Tengah. Inilah meteor yang tercatat jatuh di Indonesia untuk pertama kalinya.

Tahun 1811:
Meteor seberat 10 ton ditemukan di Surakarta, Jawa Tengah.

10 Juli 1822:
Meteor jatuh di Cirebon, Jawa Barat, seberat 16,5 kilogram.

19 September 1869:
Meteor seberat 20 kg ditemukan di Cabe Remban, Jawa Timur.

19 Maret 1884:
Meteor ditemukan di Djati Pengilon, Jawa Timur, seberat 1,66 kuintal.

2 Juni 1915:
Meteorit seberat 24,75 kg ditemukan di Klender, Jakarta Timur. Batu ini kemudian dinamai Meester-Cornelis.

19 Desember 2004:
Warga Jinjing, Kecamatan Tigaraksa, Tangerang, mendengar ledakan keras di langit pada pukul 07.30. Suaranya terdengar hingga Jakarta dan Bekasi. Para ahli meyakininya sebagai ledakan meteor, meskipun jejaknya tak ditemukan.

1 Januari 2008:
Meteor jatuh di Gianyar, Bali.

8 Oktober 2009:
Meteor raksasa meledak di atas Teluk Bone, Sulawesi Selatan, di ketinggian 15-20 kilometer. Menurut badan antariksa Amerika, NASA, meteor dengan diameter 10 meter itu mengakibatkan ledakan berkekuatan tiga kali bom atom Hiroshima. Meteor Bone ini ukurannya lima kali dari meteor yang meledak di Wisconsin, Amerika Serikat bulan April lalu.

Mungkin inilah tanda-tanda kiamat yang sudah dekat…

Sumber:
1. okezone.com
2. tempointeraktif.com

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: